Resep Dimsum Ayam, Bikin Cemilan Kesukaan Anak di Masa Liburan

 

Masih dalam suasana liburan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023. 

Buat yang pergi liburan, admin ucapkan selamat liburan. Semoga liburannya menyenangkan, aman, selamat, dan lancar selalu.

Buat yang nggak pergi ke mana-mana, alias memilih liburan di rumah saja, semoga tetap sama menyenangkan dan berbahagia. Karena intinya, liburan adalah tentang merasa senang bersama siapa, di mana pun dan apapun bentuk liburannya.

Nah, kali ini buat menemani yang liburan di rumah saja, admin ajak untuk mengisi liburannya dengan masak-masak bikin makanan kesukaan keluarga.

 

Dimsum Ayam bisa jadi camilan untuk menemani liburan di rumah. Bisa dibuat dalam jumlah banyak, sebagian simpan di freezer.

Kali ini mimin akan sharing resep Dimsum Ayam yang sudah diuji coba di dapur member Komunitas Food Blogger Indonesia Mbak Rina Susanti (IG: @t_rinasusanti)

Yuk simak.

Resep Dimsum Ayam

Bahan:

  • 500 gram fillet ayam, haluskan dengan blender atau copper
  • 30 lembar kulit dimsum diameter 10 cm (kulit dimsum beda dengan kulit pangsit ya teman, lebih tipis dan lembut - bisa beli online di marketplace)
  • 2 sdm tepung tapioka (sagu tani)
  • 1 buah labu ukuran sedang parut halus (saya menggunakan parutan keju untuk memarutnya)
  • 1 buah telur, kocok lepas
  • wortel parut untuk toping
  • Daun bawang iris tipis
  • 5 buah bawang putih
  • 1 sdt merica
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt kaldu bubuk (optional)
  • 2 sdm minyak wijen
  • 1 sdm kecap asin


Cara membuat:

  • Haluskan bumbu bawang putih, merica dan garam. Sisihkan.
  • Campur ayam, labu, wortel (sisakan sedikit untuk toping), telur, daun bawang, bumbu halus, tepung. Aduk rata. Masukkan kecap asin, minyak wijen. Aduk, koreksi rasa.
  • Setengah sendok makan adonan letakkan di atas kulit dimsum, lipat ke atas dan samping. Lakukan hingga adonan habis. Kukus selama kurang lebih 30 menit.

Selengkapnya dapat dibaca di blog Mbak Rina Susanti pada link berikut ini:

https://www.rinasusanti.com/2022/04/resep-gyoza-ayam-dan-resep-dimsum-ayam.html

Jajan Kue dan Roti Favorit di Toko Legendaris Majestyk

 

Ada salah satu toko kue legendaris di Jakarta yang menjadi favorit food blogger Myra Anastasia, yakni Majestyk.

Majestyk adalah toko kue yang berdiri sejak tahun 1976. Berawal dari toko kecil di Medan. Menjajakan berbagai kue dan roti buatan sendiri.

Banyak yang bilang kalau juaranya kue di Majestyk ini adalah Bika Ambon. Tetapi, Myra paling menyukai Bolu Gulung Kacang. 



 

Ada banyak pilihan kue dan roti jadul di Majestyk. Pelanggan tinggal pilih mana yang disukai. 

Banyaknya pilihan kue dan roti, tentu cocok banget dijadikan oleh-oleh atau dikonsumsi sendiri.

 

Kemudian pada tahun 1984, toko kue dan roti ini mulai dikelola secara profesional dan diberi nama Majestyk. 

Hingga kini Majestyk Bakery & Cake Shop sudah mempunyai toko kurang lebih sebanyak 14 di Medan, 20 di Jabodetabek, 3 di Surabaya, 2 di Cirebon, 1 di Bali, dan 13 di Sumatera Utara.

Ulasan lengkapnya dapat dibaca di blog Myra pada tautan berikut: https://www.jalanjalankenai.com/2022/02/majestyk-toko-kue-dan-roti-yang-legendaris.html

Dodon Jerry Bagikan Tips Menjadi Food Blogger Sejati

Tahukah kamu, Dodon Jerry sudah menjadi food blogger sejak tahun 2007, jauh sebelum profesi food blogger menjamur di Indonesia, bahkan sebelum komunitas-komunitas food blogger berdiri!

Konten dan konsisten adalah dua hal yang membuat seorang Dodon tetap dikenal sebagai food blogger, hingga saat ini, dan semoga nanti.

Saking konsistennya jadi @tukangjalanjajan, sampai profesi sebenarnya sama sekali gak kelihatan! 😁

Apakah setiap orang yang membahas makanan bisa menjadi food blogger seperti Dodon? Belum tentu.

Karena membahas soal makanan, banyak yang menyamakan food blogger dengan foodies. Padahal dua profesi ini beda banget. Food blogger jelas harus punya blog atau alamat website sendiri. Di sisi lain, foodies gak harus punya blog dan lebih sering memamerkan makanan yang mereka potret dan review di media sosial.

"Background saya sebelum menjadi blogger adalah jurnalis program kuliner di salah satu TV swasta. Lama berada di divisi RnD membuat saya bertemu dengan banyak ahli kuliner, mulai dari jurnalis kuliner terkenal, chef papan atas sampai legenda peracik kuliner beberapa daerah di Nusantara yang sudah sangat terkenal makanannya. Karena saya mempunyai masalah dengan daya ingat dan disleksia membuat saya rajin mencatat apapun yang saya dengar, lihat dan baca sehingga banyak artikel yang sayang rasanya jika tidak dipublish. 2007 saya mulai menulis di blog untuk tulisan yang tidak serius sementara yang serius saya kirim ke majalah, koran atau tabloid dalam dan luar negeri," ujar Dodon, di sesi wawancara dengan Founder Komunitas Food Blogger Indonesia.

Penasaran gak untuk mengetahui lebih jauh tentang dunia food blogger ala Dodon Jerry?

Berikut obrolan Komunitas Food Blogger Indonesia dengan Dodon: 

Boleh cerita gak awal mula jadi food blogger sampai professional seperti sekarang?

πŸ‘¨πŸ›πŸΉ Kalau dibilang professional tidak juga, tapi kemungkinan saya memang rajin menulis tentang kuliner dan rajin mengulak ngulik tentang gastronomi. Awalnya saya ingin berbagi apa yang saya tahu, sekaligus menulis supaya tidak lupa dan saya bisa baca lagi dengan mudah karena tidak sulit dicari tulisannya di blog. Beda kalau menulis di buku, ribet dan butuh waktu karena buku catatan saya sudah ratusan buah. Melihat apresiasi orang yang membaca tulisan membuat saya bersemangat menulis lagi dan lagi.

Kak Dodon kan blogger kondang nih, apakah kegiatan kuliner juga diceritakan di blog? Jika ya, kenapa diceritakan di blog, tujuan besarnya apa?

πŸ‘¨πŸ›πŸΉ Selain menulis tentang kuliner saya juga menulis catatan perjalanan dan traveling. Baru mulai sih, 2016 an karena saya berpikir jalan dan jajan merupakan kesatuan dan sayang rasanya jika tidak diulik. Tujuannya untuk membantu orang yang butuh informasi perjalanan yang sama supaya tidak mengalami kesulitan dari segi budgeting maupun itinerary.

Pernah jadi narasumber sebagai food blogger? Boleh sebutkan di mana aja dan audience-nya siapa aja?

πŸ‘¨πŸ›πŸΉWah, saya lupa nih di mana saja. Bukan karena saking banyaknya tapi karena saya tidak mencatat rekapnya secara jelas. Kebanyakan biasanya diminta untuk membantu menambah pengetahuan kuliner dalam pemilihan duta pariwisata dsb, GenPI, dan kampus kampus (sekolah pariwisata dan perhotelan). Audiencenya bisa mahasiswa, professional sampai orang umum yang sekedar ingin tahu tentang kuliner.

Jadi food blogger ini sebagai hobi saja atau sudah jadi profesi?

πŸ‘¨πŸ›πŸΉSusah juga saya mengatakan kalau ini menjadi profesi karena saya tidak menjalankan fulltime. Sekarang lebih ke arah hobi yang memang jadi passion sampai mati.

Kendala apa yang pernah dialami saat menjalankan kegiatan food blogging?

πŸ‘¨πŸ›πŸΉ Makanan yang tidak disukai namun tetap harus menulis tanpa membawa perasaan. Menulis makanan yang tidak enak namun harus tetap menjaga bisnis orang lain. Menulis makanan yang biasa saja tapi booming (anomali).

Punya pengalaman paling berkesan gak kak sebagai food blogger?

πŸ‘¨πŸ›πŸΉ Bertemu dan bekerja sama dengan banyak orang hebat dibidang kuliner dan bisa ke mana-mana karena jadi foodblooger.

Apa saja tips sukses jadi food blogger ala kak Dodon?

πŸ‘¨πŸ›πŸΉ Foodblogger ini pekerjaan yang sulit, menuliskan rasa dan menggabungkan dengan pengalaman bukan hal mudah. Ada banyak hal yang sulit diungkapkan dengan kata-kata sementara pemahaman dengan pembaca harus sama. Harus punya passion dan lebih baik lagi kalau menjadi hobi supaya bisa menulis dengan hati dan bukan sekedar musiman. 

Pesan Kak Dodon untuk para food blogger

πŸ‘¨πŸ›πŸΉ Hargailah perjalanan sebuah makanan sampai terhidang diatas meja, ada cerita Panjang dibalik itu semua dan seru untuk diulik. Terus belajar dan mencari jati diri, jangan jadi copycat tapi jadilah trend setter. Be your self.

Terakhir nih kak, motivasi kak Dodon bergabung dengan Komunitas Food Blogger Indonesia (FBI Community)

πŸ‘¨πŸ›πŸΉ Memperluas jaringan dan pertemanan didunia kuliner, sekalian belajar tentang ilmu lain dibidang kuliner yang mungkin dimiliki oleh anggota lain


Nah, itu tadi bincang-bincang Komunitas Food Blogger Indonesia dengan Kak Dodon Jerry. Sangat menginspirasi bukan? Ada yang mau belajar pada kak Dodon supaya sukses jadi Food Blogger?

Yuk difollow instagram Kak Dodon @dodon_jerry @tukangjalanjajan

Terima kasih Kak Dodon.
Sukses selalu.

Pengalaman Makan The Maid's Nasi Goreng di Kitchenette

Review The Maid’s Nasi Goreng Kitchenette

Sekitar awal Desember 2022 ini, Fenni berkesempatan berkunjung ke Kitchenette di level 1 Pasific Place Mall. Ini bukan kunjungan pertama Fenni ke Kitchenette, sebab sebelumnya pada bulan Juni di tahun yang sama, Fenni sudah pernah, tetapi yang di Summarecon Mall Kelapa Gading 3 lantai dasar. 

Kitchenette punya beberapa cabang, di antaranya di Jakarta, Surabaya, Bali, dan Dubai. Jadi, Fenni sudah berkunjung ke Kitchenette di tempat yang berbeda.


Menu di resto yang merupakan bagian dari Ismaya Group ini beragam. Ada makanan khas Indonesia, dan internasional. "Khusus untuk muslim dalam memilih makanan dan minuman, bisa di ceki-ceki dulu ya ingredients atau catatan tentang makanannya, seperti pork dan wine," ujar Fenni.

Ada beberapa menu yang sempat jadi sasaran kamera Fenni, di antaranya: 

  • Lasagna a la Nonna, harga Rp 79.000, dengan bechamel and a hearty tomato sauce. 
  • Minuman Lemon and Mint Rp 45000, rasanya segar dan membangkitkan mood
  • Garlic Fries with aioli sauce Rp 45.000, renyah kentangnya.

Dari beberapa menu yang dicoba, ada satu menu yang bikin Fenni penasaran dan akhirnya diulas di blognya, yakni  The Maid’s Nasi Goreng Kitchenette. 

 

Berikut ulasan Fenni:

Dari Segi Penampilan

The Maid’s Nasi Goreng ala Kitchenette yang dari penampakkannya terlihat full. Apalagi nih pas saya menerima hidangan yang aromanya nikmat ini, masih ngebul gaess, alias panas. Jadinya pas santapan pertama berasa hangatnya. Platingnya cukup rapi dengan penataan dan kombinasi warnanya manis. 

Dari Segi Isian 

Isian dalam nasi goreng tradisional Indonesia ini ada kerupuk udang, seafood (udang), telur ayam (mata sapi), dan sate ayam. Lengkap dengan potongan tomat, acar timun-wortel, lalapan daun selada, dan ada satu daun lainnya. Bisa dikatakan di sini ada karbo, protein, lemak, mineral, vitamin dari sayuran. 

Cita Rasa The Maid’s Nasi Goreng

Pada nasinya itu tidak terlalu pulen, lembut, dan padat. Kamu yang suka pedas ataupun tidak, tersedia level pedas. Saya pilih yang less spicy alias level pedas paling rendah masih terasa semriwing pedasnya, tapi malah menurut lidah saya sih asik jadinya. 

Ke bagian sayuran, rasa asamnya acar masih aman, jadi saat dikolaborasikan antara nasi goreng acar dan selada nikmatnya makin bertambah. Sedangkan untuk bagian telur mata sapi, tingkat kematangannya pas. Tidak ada rasa amis, dan cocok jadi teman nasi goreng ala Kitchenette plus dengan kerupuk udangnya yang kriuk. 

Dengan harga Rp 105.000 menurut saya The Maid’s Nasi Goreng ala Kitchenette ini terbilang nampol dan cocok dijadikan hidangan makan siang. Alhamdulillahnya saat memilih The Maid’s Nasi Goreng saya kombinasikan dengan minum air putih, yaitu aqua reflection. Itu aja udah bikin kelenger, hehe. 

Secara keseluruhan, The Maid’s Nasi Goreng ala Kitchenette ini enak. Kalau datang ke sini lagi alias Kitchenette Pasific Place Mall atau cabang lainnya, The Maid’s Nasi Goreng bisa jadi pilihan saya lagi mungkin dengan menaikkan level pedasnya (asiik). 

Selengkapnya dapat di baca di blog Fenni berikut https://www.fennibungsu.com/2022/12/review-maids-nasi-goreng-kitchenette.html


Mencicipi Menu Sehat Paduan Salad dan Fried Chicken dari KFC Naughty by Nature

Menu Sehat Paduan Salad dan Fried Chicken dari KFC Naughty by Nature
 

Pernah makan ayam fried chicken dari KFC? 

Hampir semua masyarakat pernah makan ayam di restoran ayam goreng favorit kebanyakan orang ini. Selain enak karena cocok di lidah banyak orang, ayam goreng KFC juga merupakan sajian praktis yang dapat dipesan dan dimakan di tempat. 

Makan ayam goreng KFC sih mungkin sudah biasa. Gimana kalau kita mencoba sajian menu ayam goreng sehat yang dipadukan dengan salad dari KFC Naughty by Nature!

 

KFC Naughty by Nature ini masih satu group dengan KFC umum di bawah payung PT. Fast Food Indonesia yang ingin menghadirkan trend gaya hidup lebih sehat lewat makanan yang disajikan tanpa meninggalkan makan daging khususnya ayam.

Yang membuat KFC Naughty by Nature ini berbeda ada pada pilihan menu ayam dan sayuran berupa salad sehingga pelanggan masih tetap dapat makan sehat dari sayuran tersebut.

Uniknya resto KFC Naughty by Nature ini ketika pelanggan melakukan order dine-in tidak perlu mengantri di kasir seperti pada gerai KFC pada umumnya melainkan cukup duduk saja nantinya ada petugas yang melayani pemesanan menu.


Pilihan menu ayam dan  karbohidratnya di resto ini pun beragam tidak hanya nasi dan french fries, melainkan ada menu mashed potato, Cajun rice, creamed corn dan cream spinach.

Penasaran seperti apa menu  makanan yang Fitrian pesan di KFC Naughty by Nature? SIlakan baca selengkapnya pada artikel berikut ! Mencicipi Menu Sehat Paduan Salad dan Fried Chicken dari KFC Naughty by Nature

Tips Masak Jengkol Tanpa Bau

  

Orang Indonesia pasti tahu dengan Jengkol. Ya, Jengkol adalah tumbuhan yang banyak tersebar di Asia Tenggara. 

Di luar negeri Jengkol dikenal dengan nama Jering atau Dogfruit. Di Indonesia sendiri jengkol mempunyai nama yang berbeda-beda tiap daerah. Ada yang menyebutnya dengan Jariang, luby dll 

Buah yang memiliki bau menyengat, banyak digemari orang Betawi, Sunda dan Sumatera. Makanan olahan yang paling terkenal adalah Semur Jengkol dan Jengkol Balado. 

Teksturnya bisa dibilang menyerupai daging ayam. Jika diolah dengan benar jengkol akan terasa nikmat dan legit. 

Untuk sebagian orang, jengkol merupakan makanan yang dimusuhi, alasannya karena pahit dan bau. Ya, bau jengkol memang luar biasa. Baunya bisa terbawa ke urin. 

Memang tidak semua bisa masak Jengkol dengan baik. Salah pengolahan, jengkol akan terasa pahit, keras dan bau. Ada cara dan trik tersendiri dalam mengolah jengkol menjadi masakan yang nikmat dan tidak meninggalkan bau menyengat dan empuk. 

Nah, kali ini Ade UFi untuk Food Blogger Indonesia membuat tulisan khusus bagi para pencinta Jengkol, tentang cara membuat jengkol empuk dan tidak bau. Selamat membaca! 

Artikel dapat dibaca pada link berikut: Cara Membuat Jengkol Empik dan Tidak Bau

Tempat Kuliner ala Jepang di Cijantung Jakarta Timur


Kuliner ala Jepang di Saka Coffee Roaster

Kuliner khas Jepang sudah cukup lama merajai kuliner Indonesia. Aneka jenis makanannya sangat digilai oleh masyarakat Indonesia. Alasannya karena makanan dan dessert Jepang memiliki rasa yang khas. Bahan baku makanannya pun tidak neko-neko. 

Meskipun kuliner Jepang memiliki keunikan tersendiri dan memiliki bentuk yang lucu-lucu namun memiliki rasa yang sangat lezat.

Nah, buat yang ingin mencari rumah makan bernuansa Jepang, food blogger Rach Alida Bahaweres merekomendasikan Saka Coffee Roaster yang bisa menjadi pilihan. 

Kedai makanan Jepang ini terletak di kawasan Cijantung, Jakarta Timur.


Tempat ini terbagi dua yakni outdoor dan indoor

Di area indoor, meja dan kursi makannya terbuat dari kayu berwarna cokelat muda. 

Ada ruangan bersekat kayu berongga yang bersisi beberapa kursi dan meja yang didesain bisa untuk lebih dari enam orang. 

 

Karena memang ala ala Jepang, maka makanannya juga kebanyakan kuliner Jepang seperti sushi, dimsum hingga takoyaki. 

Sushinya aja ada banyak varian dan beragam harga juga. Jika berkunjung disana, pesanlah :

  • kani mentai sushi (Rp 26.000) 
  • shibuya cookie (Rp 28.000) 
  • takoyaki (Rp 27.000)

 

Untuk kani mentai sushi, saos mentainya enak dan berlimpah. Jadi nggak sekedar olesan di atas sushi saja. 

Sushi jumlahnya enam buah dan ukurannya agak sedikit kecil tapi memang pas buat sekali hap alias sekali makan. 

Minuman shibuya cookies bisa jadi pilihan karena rasanya coklatnya berasa banget dan ada serpihan cookies yang memang mendominasi shibuya cookie.

============

Untuk cerita pengalaman dan ulasan lebih lengkap mengenai kuliner Jepang di Saka Coffee Roaster, silakan baca di blog Mbak Alida pada link berikut: 

Mencicipi Kuliner ala Jepang di Saka Coffee Roasters