Tampilkan postingan dengan label Events. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Events. Tampilkan semua postingan

Taste of Australia 2026, Festival Kuliner Australia yang Hangat dan Berkesan


Pada Sabtu sore, 7 Februari 2026, Komunitas Food Blogger Indonesia berkesempatan menghadiri Taste of Australia, festival kuliner Australia persembahan Kedutaan Besar Australia yang digelar di DoubleTree by Hilton Jakarta Cikini. 

Acara ini menghadirkan pengalaman kuliner yang lengkap, dikemas dalam suasana yang hangat, santai, namun tetap terasa eksklusif.

Sejak awal kedatangan, acara ini sudah terasa berbeda. Bukan hanya karena pilihan venue yang nyaman, tetapi juga karena sambutan yang begitu personal. 

Para tamu disambut langsung oleh Ibu Gita Kamath, Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia. 

Dalam sambutannya, beliau sempat berbagi cerita mengenai pengalamannya belajar bahasa Indonesia di Yogyakarta serta kecintaannya pada kuliner lokal seperti gudeg. Percakapan singkat tersebut berhasil mencairkan suasana dan membuat acara terasa lebih dekat.


Melalui Taste of Australia, masyarakat Indonesia diajak untuk merasakan secara langsung keragaman, kualitas, dan ketersediaan produk serta hasil bumi segar Australia. Festival ini sekaligus menjadi perayaan hubungan kuliner yang kaya antara Australia dan Indonesia.

“Australia dan Indonesia memiliki kecintaan mendalam terhadap makanan, dan tradisi kuliner yang saling menginspirasi. Taste of Australia menunjukkan bahwa ketika produk Australia bertemu dengan cita rasa Indonesia, kita menciptakan sesuatu yang mencerminkan yang terbaik dari kedua budaya,” ujar Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Gita Kamath.


Cooking Demo Bersama Callum Hann

Salah satu highlight utama dalam Taste of Australia 2026 adalah sesi cooking demo bersama Callum Hann, Australian MasterChef personality. 

Gaya memasaknya komunikatif, santai, dan penuh cerita, membuat sesi demo terasa hidup dan mudah diikuti.



Dalam kesempatan ini, Callum memasak hidangan khas Australia berupa Australian Rib Eye. 

Daging sapi Australia memang dikenal dengan kualitasnya yang premium. Marbling yang baik, tekstur lembut, serta rasa juicy dan gurih benar-benar terasa. 

Disajikan dengan bumbu yang sederhana, cita rasa alami daging justru semakin menonjol. Bahkan olahan sate dagingnya pun terasa lezat meski tanpa bumbu yang kompleks.

Australian Rib Eye

Mencicipi Hidangan Khas Australia

Setelah sesi cooking demo, para tamu menikmati berbagai jamuan yang telah disiapkan. Mulai dari dessert, salad segar, aneka minuman dingin dan hangat seperti kopi dan teh, hingga pilihan hidangan khas Australia yang menggugah selera.

Mini meat pie menjadi salah satu hidangan yang banyak dicicipi. 

Dari segi rasa, isiannya terasa enak dan padat. Sekilas memang mengingatkan pada saus bolognese, namun dengan porsi daging yang lebih dominan dibandingkan sausnya. Tekstur pastry-nya sudah agak kurang renyah, kemungkinan karena tidak lagi dalam kondisi hangat. Namun, dapat dibayangkan bahwa ketika disajikan hangat, lapisan pastry-nya akan terasa lebih garing.

Mini meat pie
 
Dessert lain yang menarik perhatian adalah pavlova. 

Dari tampilannya saja sudah terlihat cantik dan menggoda, meski perlu kehati-hatian saat mengambilnya karena mudah hancur. Bagian krimnya terbuat dari putih telur yang diolah menjadi meringue dengan rasa manis yang lembut. Di bagian bawah terdapat tekstur yang sedikit menyerupai biskuit, memberikan sensasi kress yang menyenangkan. 

Tambahan potongan stroberi dan berries membuat rasanya tidak berlebihan dan terasa lebih segar.

Pavlova

Selain itu, terdapat pula lamington cake yang mengingatkan pada ongol-ongol khas Indonesia. Kesamaannya terletak pada lapisan parutan kelapa kering di bagian luar, yang memberikan rasa gurih sekaligus tekstur unik. 

Menarik melihat bagaimana dua budaya kuliner yang berbeda bisa memiliki kemiripan dari segi tekstur dan sensasi rasa.


Secara keseluruhan, hidangan yang disajikan terasa terkurasi dengan baik dan mencerminkan kualitas bahan yang digunakan. Tidak ada menu yang terasa mengecewakan.


Bukan Sekadar Makan, Tapi Pengalaman

Taste of Australia 2026 tidak hanya berfokus pada sajian kuliner. Acara ini juga diisi dengan berbagai game-game ringan yang membuat suasana semakin cair dan akrab. Menjelang akhir acara, para tamu menikmati penampilan musik dari Fabiolous. Meski hanya di sesi penutup, suasana tetap terasa menyenangkan, dengan banyak tamu yang ikut bernyanyi dan bergoyang kecil. 


Penutup

Menghadiri Taste of Australia 2026 menjadi pengalaman yang terasa lengkap bagi Komunitas Food Blogger Indonesia. 

Mulai dari sambutan yang hangat, sesi cooking demo bersama chef ternama, mencicipi kuliner khas Australia dengan kualitas premium, hingga menikmati hiburan musik di sore hari. 


Festival ini tidak hanya menyajikan makanan, tetapi juga menghadirkan pengalaman, cerita, dan pertemuan lintas budaya yang dirangkai dengan apik. 

Taste of Australia berhasil menampilkan wajah kuliner Australia yang ramah, berkelas, dan mudah dinikmati, meninggalkan kesan yang bertahan bahkan setelah acara berakhir.

Teman-teman Food Blogger yang hadir di acara ini antara lain:
Katerina, Myra, Rahma Ahmad, Utie, Ria Andika, Lala, Fenni, Mei, Mbak Nik, dan Dita.





Food Blogger Indonesia (FBI) Rayakan HUT RI ke-80 dengan Trekking Seru di Sentul

Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-80, komunitas Food Blogger Indonesia (FBI) memilih cara berbeda untuk merayakannya tahun ini. 

Jika tahun sebelumnya perayaan identik dengan makan-makan bersama di restoran, kali ini komunitas yang anggotanya kebanyakan ibu-ibu, namun juga diisi beberapa generasi muda yang energik dan penuh semangat, memilih kegiatan outdoor yang menyehatkan: trekking di kawasan Sentul.



 

Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 30 Agustus 2025, dengan harapan dapat menjadi momen bagi para anggota untuk melepas penat dari rutinitas sehari-hari, sekaligus menjaga kesehatan fisik dan mental. 

Trekking kali ini bukan sekadar olahraga, melainkan juga sebuah kesempatan untuk menikmati keindahan alam sekitar, mempererat ikatan antarkomunitas, dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan. 

Bagi anggota FBI, kegiatan sederhana seperti ini memiliki filosofi yang lebih luas: “bakar lemak, segarkan pikiran, dan waras di tengah kesibukan.”



Meski situasi nasional sedang kurang nyaman, semangat komunitas tetap tinggi. Aktivitas ini menunjukkan bahwa menjaga diri dan lingkungan terdekat adalah langkah awal untuk membangun kebaikan yang lebih besar. 

Keseharian beberapa anggota FBI di rumah sudah dipenuhi dengan berbagai perjuangan. Mulai dari menjaga kesehatan keluarga, menjalankan rutinitas, mendidik anak, hingga tetap menjaga integritas dan rasa cinta tanah air. 

Dengan trekking ini, mereka menemukan ruang untuk me-refresh energi positif dan memperkuat semangat komunitas.




Selain sisi fisik dan mental, kegiatan ini juga memperlihatkan kekompakan anggota FBI. 

Rombongan trekking kali ini diikuti oleh Katerina, Nurul Sufitri, Yesi, Dian, Bayu, Hani, dan Amanda, yang bersama-sama menapaki jalur-jalur alam Sentul, sambil saling berbagi cerita dan tawa. 

Momen-momen ini tidak hanya mempererat persahabatan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kebersamaan dan semangat positif bisa dimulai dari hal-hal sederhana yakni keluarga, kelompok, dan komunitas.


Perayaan HUT RI ke-80 kali ini mengajarkan bahwa semangat kemerdekaan tidak harus selalu ditunjukkan dengan acara besar. 

Dari langkah-langkah kecil yang menyehatkan, dari kegiatan yang bermanfaat untuk diri sendiri dan lingkungan sekitar, semangat positif akan menyebar lebih luas, menginspirasi orang lain untuk ikut menjaga keseimbangan antara hidup sehat, produktif, dan peduli terhadap sesama. 

Selamat Hari Kemerdekaan, meski terlambat, untuk seluruh rekan Food Blogger Indonesia! 

Semoga semangat positif yang lahir dari kegiatan sederhana ini terus menjadi energi yang menular, menebar kebaikan, dan memperkuat ikatan komunitas. ๐ŸŒฟ๐Ÿ’ช

Merayakan Hari Jadi Komunitas FBI ke-2 dengan Berbagi Nasi Kotak

Perjalanan Komunitas Food Blogger Indonesia (FBI) sudah memasuki usia 2 tahun. Pada perayaan hari jadi Komunitas FBI kedua yang bertepatan dengan tanggal "Hari Blogger Nasional", Komunitas FBI dengan dukungan anggotanya membuat kegiatan berbagi nasi kotak bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sumber pendanaan berasal dari donasi sebagian besar anggota Komunitas FBI. Donasi diserahkan dengan cara transfer pribadi ke salah satu pengurus Komunitas FBI.


Konsep pembagian nasi kotak dengan memilih area seputar Jakarta dan Tangerang Selatan. 

Setelah dilakukan survery oleh pengurus dan anggota, ditetapkan area pembagian nasi kotak yaitu

1. Area Stasiun Commuterline Kebayoran Lama Jakarta Selatan, dengan sasaran penerima nasi kotak yaitu pedagang loak dan ojek online

2. Area Stasiun Commuterline Sudimara Ciputat Tangerang Selatan dengan sasaran penerima nasi kotak yaitu ojek online Gojek, Grab dan ojek pangkalan.


Adapun hari pembagian nasi kotak dilakukan pada dua hari.  
Pertama ada pada hari Minggu 27 Oktober 2024, jam 12.00 untuk area Stasiun Commuterline Kebayoran Lama. 

Kedua ada pada hari Senin 28 Oktober 2024, jam 12.00 untuk area Stasiun Commuterline Sudimara. 


Adapun proses pembagiannya dengan menggunakan kupon makan yang dibagikan kepada sasaran penerima nasi kotak seperti yang telah ditentukan. 

Untuk pemesanan nasi kotak, pengurus Komunitas FBI sepakat memesan pada pedagang warung nasi sekitar area pembagian nasi kotak. 

Alasannya supaya pedagang area tersebut bisa merasakan rejeki bersama dari berbagi rejeki yang diselenggarakan Komunitas FBI.

Pengurus Komunitas FBI berbagi tugas dalam mengawal pembagian nasi kotak ini. Ada yang menyebar kupon makan dan ada yang berjaga di warung nasi yang dipesan kotakannya.

Kegiatan berjalan lancar dan tertib. Saat jam makan siang, satu persatu penerima nasi kotak berdatangan ke warung nasi yang menyediakan nasi kotak untuk mengambil jatah nasi kotak dengan menukar dengan kupon makan.


Terima Kasih tak lupa ditujukan pada donatur dan , pengurus dan sebagian anggota yang sudah meluangkan waktu menyumbangkan waktu dan tenaga turun ke lapangan ikut serta dalam kegiatan ini.

Semoga kegiatan berbagi nasi kotak untuk merayakan hari jadi Komunitas FBI bisa membawa keberkahan buat kita semua. Amiinn YRA.




Kopdar Agustusan Food Blogger Indonesia di Tugu Kawisari, Seru Bertabur Hadiah!

Selamat bulan Agustus!

Bulan ini Food Blogger Indonesia kopdar lagi, berhubung bulan Agustus jadi temanya merah putih. Eits, bulan Agustus ini nggak cuma kopdar lho, tapi juga ada lomba Instagram yang hadiahnya wah! 

Kopdar kali ini memilih lokasi di Tugu Kawisari Cafe & Eatery Jakarta, atau dikenal juga dengan Kawisari Coffee. Letaknya di Kebon Sirih, Jakarta Pusat tepat di seberang Masjid Ar-Rayyan milik Kementerian BUMN. Alasan memilih lokasi ini karena vibesnya masuk tuh seperti makan di rumah nenek. Homey, dengan ornamen jadul yang ditata apik.

Sengaja kami kopdar hari dan jam kerja, karena di sini terkenal ramai kalau sudah jam pulang kantor dan weekend. Untuk memastikan ketersediaan tempatnya, Katerina memesan tempatnya dahulu. Kami juga order makanan sekitar H-2, agar ketika sampai di Kawisari, tinggal santap!

Lima belas orang yang hadir kopdar kali ini, yaitu Katerina, Bayu Fitri, Utami Isharyani, Yesi Intasari, Annie Nugraha, Marlina, Temmy Arthapuri, Inna Riana, Fanny, Hanny, Marga, Mei, Lala, Amanda dan Derus.

Pesanan kami berbeda-beda, puas juga memilih karena menu Kawisari yang beragam. Ini beberapa diantara yang kami pesan: Pecel Pincuk, Nasi Besek Bebek Goreng Lengkuas, Nasi Jagung Tompoh Kawisari, Nasi Besek Ikan Cakalang, Serabi Mak Mak, dan Carrot Cake. Untuk minuman tersedia mulai dari air mineral, fresh juice hingga kopi.

Nah, berhubung sekalian merayakan Hari Kemerdekaan ke-79 Indonesia, saat kopdar ini diadakan door prize dan lomba IG Story untuk setiap member FBI yang hadir. Untuk lomba IG Story, yang diunggah adalah foto atau video makanan Kawisari yang dipesan sesuai kreatifitas masing-masing. Hal yang dinilai bukan hanya foto atau videonya, tetapi juga cerita yang dihadirkan.

Selesai makan siang, acara dilanjutkan dengan pengambilan nama untuk doorprize gelang wire karya Bu Annie Nugraha dan yang beruntung mendapatkannya adalah Marga! Saat memasangkan gelang di tangan Marga, Bu Annie menceritakan bahwa waktu penyelesaian gelang itu sekitar delapan jam, dan menggunakan teknik rajut. Kerumitan proses serta waktu yang dihabiskan menjadikan gelang ini tinggi nilainya.

Kemudian setelah door prize, kami juga beramai-ramai berfoto dengan mengenakan kalung-kalung indah karya Bu Annie yang memang sengaja dibawa kali itu. Setiap karya yang dibawa oleh Bu Annie hari itu membuat member FBI saling bergantian mencoba dan mengabadikannya lewat foto.

Keseruan tak sampai situ saja, surprise datang ketika acara pengumuman pengumuman pemenang IG Story. Pengurus yang menilai lomba Instagram Story kali ini adalah Utami dan Yesi, dan yang menjadi pemenangnya adalah:

  • Pemenang 1: Amanda Desty
  • Pemenang 2: Temmy Arthapuri
  • Pemenang 3: Marlina

Awalnya hadiah untuk para pemenang adalah kopi khas Tugu Kawisari yaitu 1 Premium Blend 100 gram, 1 Java Arabika 100 gram dan 1 Java Robusta 100 gram. Namun kemudian Bu Annie menambahkan hadiah kalung buatannya kepada setiap pemenang! Happy-nya jadi berlipat!

Keseruan kopdar ini insya Allah akan terus berlangsung di kopdar dan kegiatan Food Blogger Indonesia berikutnya! Nantikan kabar kami selanjutnya melalui blog, Instagram dan TikTok ya.


Undangan Menulis Berhadiah: Tradisi Makan Siang di Indonesia


1. Latar Belakang 

Makan siang di Indonesia merupakan cerminan dari keragaman budaya yang kaya, di mana setiap aspek dari makan siang—mulai dari makanan yang disantap, resep, hingga cara penyajiannya—memiliki cerita unik yang dapat dibagi. Karenanya, Omar Niode Foundation, Komunitas Komunitas Food Blogger Indonesia, dan Nusa Indonesian Gastronomy Foundation bekerja sama untuk mengumpulkan cerita-cerita tersebut dari seluruh penjuru Indonesia, memperlihatkan keunikan dari setiap kelompok masyarakat.  

Inspirasi untuk kegiatan ini datang dari sebuah buku dengan judul “At the Table: Food and Family around the World" yang diedit oleh Ken Albala, sebuah antologi yang mengungkap kekayaan dan keragaman tradisi “dinner” di berbagai belahan dunia. At the Table menyajikan kumpulan esai dari berbagai penulis yang berbagi cerita tentang makna dan ritual makan bersama di meja makan. 

Selain itu, Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia pernah berkolaborasi dengan Badan Pangan Nasional, Yayasan Kehati, Detikfood, Yayasan Omar Niode dan Indonesian Chef Association, pernah menyelenggarakan “Lomba Kreasi Menu Makan Siang Anak Indonesia.”  


2. Tujuan  

  • Mengumpulkan dan merayakan keunikan tradisi makan siang di berbagai kelompok masyarakat di Indonesia yang tidak terbatas pada resep saja. Melalui tulisan, kita bisa melihat betapa kayanya budaya makan siang di Indonesia dan bagaimana setiap daerah memiliki keunikan tersendiri. 
  • Mendorong pengamatan mendalam tentang apa yang dijadikan makanan, bagaimana makanan itu disajikan, dimasak, dan disantap. Peserta diharapkan untuk menggali lebih dalam tentang makna di balik setiap hidangan, proses penyajiannya, dan pengalaman saat menyantapnya. 
  • Memberikan wawasan tentang perbedaan budaya makan di berbagai daerah dan kelompok masyarakat. Dengan berbagi cerita, kita bisa memahami dan menghargai keragaman budaya makan siang di Indonesia. 
  • Menerbitkan semua informasi tentang tradisi makan siang Indonesia dalam sebuah buku 


3. Peserta  

Undangan penulisan ini terbuka untuk umum, yang dapat diikuti oleh dan tidak terbatas pada: pelajar & mahasiswa, keluarga, ibu rumah tangga, pekerja lapangan, pekerja kantor, petani, penulis/bogger, pelaku usaha.  

 

4. Kriteria Penulisan 

Tema: Tradisi Makan Siang Indonesia, termasuk namun tidak terbatas pada: 

  • Apa yang disantap: Deskripsi tentang makanan, termasuk jenis makanan dan bahan-bahannya. 
  • Cara menyantapnya: Bagaimana makanan itu dinikmati, apakah dengan tangan atau menggunakan alat makan tertentu 
  • Lokasi makan: Tempat dimana makan siang biasanya disantap (kantor, sawah, rumah sakit, taman sekolah, rumah tangga, perjalanan dll). 
  • Wadah makan: Jenis wadah yang digunakan untuk makan siang. 
  • Menu lengkap: Rincian menu makan siang, termasuk hidangan sampingan atau tambahan. Jika memungkinkan, sertakan resep 
  • Teknik memasak: Cara makanan tersebut disiapkan atau dimasak. 

 

5. Ketentuan Penulisan  

  • Esai/Artikel setidaknya 600-1200 kata dengan minimum 2 gambar. Lebih panjang diterima, namun tidak bertele-tele dan melenceng dari topik.  
  • Peserta menulis artikel sesuai dengan tema dengan gaya bahasa bebas, disesuaikan dengan karakter masing-masing. 
  • Bahasa: Bahasa Indonesia yang baik dan benar. 
  • Isi tulisan sopan, tidak menyinggung suatu brand dan tidak berisi ujaran kebencian dan SARA. 

 

6. Aspek Penilaian: 

  • Keunikan, keaslian dan detail narasi 
  • Kesesuaian dengan tema dan kelengkapan detail 
  • Kreativitas dalam penyampaian 
  • Penggunaan bahasa yang menarik 

 

7. Syarat dan Ketentuan 

✅Peserta adalah warga negara Indonesia
✅Wajib follow Instagram @omarniode, @foodbloggeridcommunity, @nusa.foundation @kumalahomeandkitchen
✅Peserta wajib posting sebuah foto pada akun Instagram-nya dan pada caption mencantumkan hashtag #TradisiMakanSiang, mention dan tag @omarniode @foodbloggeridcommunity, @nusa.foundation, dan @kumalahomeandkitchen sebagai panitia penyelenggara. Harap akun Instagram tidak di-private.
✅Silakan kirim artikel kapan saja, dengan batas akhir tanggal 3 Oktober 2024 pukul 23.59 WIB.
✅Segera setelah mengunggah artikel dan foto di Instagram, peserta wajib mengisi form pendaftaran penulisan pada link berikut: Tradisi Makan Siang Indonesia.

 

8. Tata Cara Pengiriman Karya 

✅ Kirimkan karya melalui form pendaftaran penulisan pada link berikut : Tradisi Makan Siang di Indonesia 
✅ Sertakan identitas diri (nama, usia, pekerjaan/aktivitas, afiliasi pekerjaan/organisasi, alamat, nomor telepon).
✅ Format file yang diterima: Dokumen Word. Format A4 dengan margin 2,5 cm, Font: Times New Roman


9. Timeline Penulisan 

  • Penerimaan Karya: 03 September 2024 – 3 Oktober 2024 
  • Penilaian: 04 - 14 Oktober 2024 
  • Pengumuman Pemenang: 16 Oktober 2024 

 

10. Hadiah 

  • Juara 1: Uang Tunai Rp 1.500.000 + Produk dari @kumalahomeandkitchen
  • Juara 2: Uang Tunai Rp 1.000.000 + Produk dari @kumalahomeandkitchen
  • Juara 3: Uang Tunai Rp 750.000 + Produk dari @kumalahomeandkitchen
  • Juara Harapan 1: Uang Tunai Rp 500.000 + Produk dari @kumalahomeandkitchen
  • Juara Harapan 2: Uang Tunai Rp 400.000 + Produk dari @kumalahomeandkitchen
  • Juara Harapan 3: Uang Tunai Rp 300.000 + Produk dari @kumalahomeandkitchen
  • Semua pemenang akan menerima sertifikat dan kesempatan dimuat dalam buku yang akan diterbitkan oleh penerbit yang bekerjasama dengan penyelenggara kegiatan ini. Dengan catatan, peserta menyetujui artikelnya diterbitkan menjadi buku, dengan hak cipta pada masing-masing penulis. 

 

11. Tim Juri 

  1. Chef Ragil Imam Wibowo, Nusa Indonesian Gastronomy Foundation 
  2. Amanda Katili, Ketua Omar Niode Foundation 
  3. Katerina, Blogger Profesional  Travelerien.com

 

12. Tentang Panitia Penyelenggara 


Omar Niode Foundation (ONF) 

ONF merupakan sebuah organisasi nirlaba kecil yang turut berperan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, citra budaya, dan kuliner Nusantara, di Indonesia dan mancanegara. Kegiatannya meliputi kreja sama dalam menyelenggarakan acara publik, menerbitkan buku, dan berbagi pandangan tentang budaya dan seni kuliner. ONF telah menerbitkan 15 buku, di antaranya Trailing the Taste of Gorontalo  yang meraih 3 penghargaan intrrnasional Gourmand World Cookbook Award, yaitu "Best in The World  – Gourmand World Cookbook Award 2016" for Asian Cuisine from Asian Books; Best of the Best 1995- 2020 kategori Food Heritage; dan Best of 25 Years for Silk Road Food Culture kategori “Best Food Heritage Book.” 

Amanda Katili, Ketua Omar Niode Foundation menjadi kontributor Bab Indonesia pada buku “At the Table. Food and Family Around the World,” diterbitkan pada 2016 oleh Greenwood/ABCCLIO di Amerika Serikat yang juga memperoleh Gourmand Award. Selain itu, Amanda juga menjadi kontributor pada buku Contemporary Advances in Food Tourism  yang diterbitkan Routledge Publishing pada Maret 2023. Buku terbaru ONF: “Comfort Food Memoirs. Kisah Makanan Yang Menenangkan Beserta Resepnya” merupakan karya dari 65 penulis lintas profesi. Buku ini juga memperoleh Gourmand World Cookbook Award untuk kategori Abstract, dan Food Writing. 


Komunitas Food Blogger Indonesia (KFBI) 

KFBI adalah sebuah wadah bagi para pecinta kuliner yang hobi menulis dan berbagi pengalaman mereka mengenai makanan dan tempat makan. Didirikan oleh sekelompok food blogger yang antusias, komunitas ini bertujuan untuk menghubungkan para blogger kuliner di seluruh Indonesia, mempromosikan konten berkualitas, dan menginspirasi masyarakat untuk mengeksplorasi ragam kuliner Nusantara. 

Kegiatan KFBI meliputi 1) Gathering Rutin: Pertemuan berkala untuk saling bertukar informasi dan pengalaman; 2) Workshop dan Seminar: Pelatihan menulis, fotografi, dan videografi yang mendukung pengembangan konten kuliner; 3) Kolaborasi dengan Brand: Bekerja sama dengan restoran, produk makanan, dan event kuliner untuk menciptakan konten yang menarik; 4) Review dan Rekomendasi: Membagikan ulasan dan rekomendasi tempat makan, resep, serta produk makanan kepada masyarakat; 5) Wisata Kuliner: Eksplorasi kuliner di berbagai daerah untuk menemukan makanan khas dan unik; 6) Belanja: Menjelajahi pasar tradisional dan modern untuk mencari bahan makanan berkualitas; 7) Festival: Mengikuti berbagai festival kuliner untuk mendapatkan inspirasi dan pengetahuan baru; 8) Kreasi Memasak: Membagikan resep dan teknik memasak untuk menginspirasi pembaca menciptakan hidangan lezat di rumah. 

 

Nusa Indonesian Gastronomy Foundation 

Nusa Indonesian Gastronomy Faoundation memperjuangkan kuliner Indonesia melalui berbagai kegiatan non-profit dan edukasi bagi masyarakat di berbagai penjuru Indonesia. Melalui berbagai riset, pelatihan, dan inovasi yang dikerjakan, Nusa berupaya memajukan kuliner Indonesia dan meningkatkannya ke tingkat internasional.  

Didukung oleh Pemerintah Amerika Serikat melalui program Ambassadors Fund for Cultural Preservation dari Kedutaan Amerika Serikat di Jakarta Nusa menginisiasi Pusaka Rasa Nusantara dan mengadakan perjalanan riset dan keliling Indonesia selama 2 tahun lebih. Hasil perjalanan terebut terangkum dalam empat buku yang bercerita tentang Sejarah dan Budaya Kuliner Indonesia, Bahan Pangan Indonesia, Teknik Masak, serta Resep-resep makanan yang dicatat langsung dari ibu-ibu (dan juga bapakbapak). Dengan total 1,072 halaman dan lebih dari 500 resep, seri buku ini merupakan perjuangan yang melibatkan banyak sekali pihak baik dari pemerintah, komunitas akar rumput, teman NGO dan penggiat pangan/kuliner di seantero negeri dari Aceh hingga Papua. 


Penerbit Diomedia

Diomedia adalah sebuah penerbit independen yang terus berkembang menerbitkan buku- buku bermutu dengan berbagai genre. Sampai 2024 telah menerbitkan ratusan judul buku dengan genre utama adalah buku memoar, pendidikan, motivasi, sejarah, dan pengembangan diri serta buku anak telah menjadi core bisnis tersendiri. Diomedia terkenal aktif mengundang publik untuk menulis memoar sejak 2017 dan mendirikan Komunitas Menulis Memoar, karena menulis memoar bisa menyembuhkan luka batin dan merawat kesehatan mental. Selain itu Diomedia juga mendirikan Akademi Menulis Buku Pengembangan Diri untuk memupuk para penulis Indonesia berbakat dalam berkarya dan memberi bacaan mencerahkan bagi bangsa Indonesia. Slogan terkenal dari Diomedia adalah belanja buku adalah kehormatan, membaca dan menulis adalah kenikmatan, dan menerbitkan buku adalah kemewahan intelektual. Ini yang mendorong visi-misi Diomedia bergerak di bisnis penerbitan dan pengembangan literasi.

 


Kontak dan Informasi Lebih Lanjut 

Untuk informasi lebih lanjut dan pertanyaan, silakan hubungi: Komunitas Food Blogger Indonesia @foodbloggeridcommunity, Omar Niode Foundation @omarniode atau Nusa Indonesian Gastronomy Foundation @nusa.foundation melalui DM Instagram. 

Kami tunggu karya terbaik Anda, dan semoga Anda beruntung mendapatkan hadiah yang kami sediakan untuk 6 pemenang dengan tulisan terbaik.

Salam kuliner! ๐Ÿ’š


Food Blogger Indonesia Ikut Rayakan The Harvest Anniversary Ke-20


Menyambut 20 Tahun The Harvest dengan "The Harvest Kingdom" di Senayan City!

Halo, foodies! 

Komunitas Food Blogger Indonesia kali ini hadir di acara istimewa untuk merayakan ulang tahun ke-20 The Harvest. Perayaan spesial ini digelar selama 3 hari dari tgl 2 - 4 Agustus 2024. Food Blogger hadir pada hari Sabtu tanggal 3 Agustus 2024 diantaranya Yesi, Bayu Fitri, Inna Riana, Marlina, Lala, Feni, Ria Andika, Rina Susanti, Emma, Inna (Marlina), dan Dalilah Putri

Tema perayaan kali ini adalah “The Harvest Kingdom”, dan dekorasinya benar-benar memukau! Dengan suasana yang mewah ala kerajaan, lengkap dengan istana, para princess, dan tentunya beragam cake cantik dari The Harvest, acara ini benar-benar memberikan pengalaman yang tak terlupakan.✨


Dekorasi Mewah dan Foto Booth AR Ala Kerajaan

Saat memasuki area acara, kita langsung disambut dengan pemandangan dekorasi yang megah dan elegan. Setiap sudut dirancang dengan detail, menciptakan suasana kerajaan yang autentik. Bagi kalian yang suka berfoto, acara ini menyediakan foto booth Augmented Reality (AR) yang keren dengan tema kerajaan. Ini adalah kesempatan sempurna untuk mengambil foto yang Instagramable dan membawa pulang kenangan manis dari acara ini.๐Ÿ“ธ


Berbagai Booth Menarik untuk Pencinta Manis

Acara ini juga menampilkan banyak booth menarik yang wajib dikunjungi oleh para pencinta manis. Mulai dari booth The Harvest, The Harvest Xpress, hingga The Food Chain, semuanya hadir untuk memanjakan lidah kalian. Di sini, kalian bisa mencicipi berbagai produk The Harvest, baik yang klasik maupun yang baru dirilis. Setiap booth menawarkan pengalaman unik dan pastinya membuat kalian semakin jatuh cinta dengan kreasi dari The Harvest.๐Ÿ˜‹


Perkenalan Produk Baru: Ruby Romantic Collection

Salah satu highlight dari acara ini adalah peluncuran produk baru The Harvest, yaitu Ruby Romantic Collection. Koleksi ini hadir dengan desain yang super cantik dan elegan, cocok sekali untuk dijadikan hadiah istimewa bagi orang terkasih.๐Ÿ’– Dengan rasa yang lezat dan penampilan yang menawan, Ruby Romantic Collection pasti akan menjadi favorit baru di kalangan penggemar The Harvest.๐ŸŽ


Aktivitas Seru dan Kompetisi Menarik

Tak hanya menikmati kue-kue lezat, acara ini juga dipenuhi dengan berbagai aktivitas seru yang bisa diikuti oleh semua pengunjung. Ada Junior Chef Competition yang menampilkan bakat-bakat muda dalam dunia kuliner, serta baking demo dari chef Devina Hermawan yang akan menunjukkan cara membuat stroberi shortcake yang sempurna. Selain itu, The Harvest Day Cake Competition juga menjadi ajang menarik yang menampilkan kreativitas para peserta dalam membuat kue yang menakjubkan.

Untuk menambah kemeriahan, ada penampilan spesial dari band Maliq & D’essentials yang siap menghibur kalian dengan lagu-lagu hits mereka. Penampilan mereka pasti akan menambah semangat dan keseruan acara.๐ŸŽถ


Games Seru dan Hadiah Menarik

Jangan lewatkan juga berbagai games seru yang diadakan selama acara. Kalian bisa ikut berpartisipasi dan memenangkan hadiah-hadiah menarik. Games ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga menjadi kesempatan bagus untuk berinteraksi dan bersenang-senang bersama teman-teman dan keluarga.๐ŸŽ


Datang dan Rasakan Keseruan di The Harvest Kingdom

Acara The Harvest Anniversary yang ke-20 tahun ini benar-benar sayang untuk dilewatkan. Yuk, datang ke Senayan City dan rasakan sendiri keseruan serta kemewahan The Harvest Kingdom. Sampai jumpa di sana, foodies!

#20YearsAnniversaryTheHarvestGroup, #TheHarvestKingdom, #JuniorChefCompetitionTheHarvest, #ItsAlwaysTheHarvest, dan #AnEnhancingMomentInALifetime

Salam manis,

Komunitas Food Blogger Indonesia


Video keseruan komunitas Food Blogger Indonesia di acara The Harvest Kingdom dapat ditonton pada video Reels berikut: 



Culinary Video Challenge Sambut 79 Tahun Indonesia


Halo Teman-teman Food Blogger Indonesia,

MERDEKA!

Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, Food Blogger Indonesia (FBI) dengan bangga mempersembahkan Challenge Lomba Kulineran dan Lomba Memasak dengan tema Hari Kemerdekaan/Merah Putih. Challenge ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta dan patriotisme kita sebagai warga negara Indonesia di bidang kuliner.

Mari kita rayakan Hari Kemerdekaan RI dengan terus berkreasi, berkarya, dan menikmati aneka ragam kuliner khas Indonesia.

Tema:

  1. Kulineran/Makan-makan dengan tema HUT Kemerdekaan RI.
  2. Masakan dengan tema HUT Kemerdekaan RI.


Periode Submit Lomba:

  • 3 Agustus 2024 – 30 Agustus 2024


Pengumuman Pemenang:

  • 31 Agustus 2024 di akun Instagram @foodbloggeridcommunity


Hadiah:

E-Wallet senilai 100K untuk 6 peserta terbaik, masing-masing kategori akan dipilih 3 terbaik:

  1. 3 terbaik untuk konten makan-makan.
  2. 3 terbaik untuk konten masak-masak.


Syarat dan Ketentuan:

  1. Wajib follow Instagram FBI di @foodbloggeridcommunity.
  2. Konten dalam bentuk video Reels, diposting di Instagram milik peserta dengan pengaturan publik dan bukan postingan endorse/job.
  3. Tag Collab Post dengan Food Blogger Indonesia @foodbloggeridcommunity.
  4. Mention 3 teman dan ajak mereka untuk ikut lomba. Jika teman-teman tersebut belum menjadi anggota FBI, ajak mereka untuk mendaftar keanggotaan lewat link pendaftaran yang ada di halaman ABOUT blog www.foodbloggerindonesia.com.
  5. Gunakan hashtag: #FoodBloggerIndonesia #FBI #LombaKulinerHUTRI #MerdekaDenganRasa #KulinerIndonesia.


Selamat berkreasi, Teman-teman! Kami tunggu karya terbaik kalian!


Catatan:

  • Pengurus tidak ikut sebagai peserta lomba (reels dari pengurus hanya untuk meramaikan acara).
  • Keputusan juri bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.


#LombaReels #HUTRI79 #FoodBloggerIDCommunity #VideoKuliner #VideoMakan #VideoMasak #FBIEvent


Ayo, tunjukkan rasa cinta tanah air melalui kreasi kuliner kalian dan sambut Hari Kemerdekaan RI dengan penuh semangat! Merdeka dengan rasa, merdeka dengan karya!


Salam kuliner,

Food Blogger Indonesia