Taste of Australia 2026, Festival Kuliner Australia yang Hangat dan Berkesan


Pada Sabtu sore, 7 Februari 2026, Komunitas Food Blogger Indonesia berkesempatan menghadiri Taste of Australia, festival kuliner Australia persembahan Kedutaan Besar Australia yang digelar di DoubleTree by Hilton Jakarta Cikini. 

Acara ini menghadirkan pengalaman kuliner yang lengkap, dikemas dalam suasana yang hangat, santai, namun tetap terasa eksklusif.

Sejak awal kedatangan, acara ini sudah terasa berbeda. Bukan hanya karena pilihan venue yang nyaman, tetapi juga karena sambutan yang begitu personal. 

Para tamu disambut langsung oleh Ibu Gita Kamath, Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia. 

Dalam sambutannya, beliau sempat berbagi cerita mengenai pengalamannya belajar bahasa Indonesia di Yogyakarta serta kecintaannya pada kuliner lokal seperti gudeg. Percakapan singkat tersebut berhasil mencairkan suasana dan membuat acara terasa lebih dekat.


Melalui Taste of Australia, masyarakat Indonesia diajak untuk merasakan secara langsung keragaman, kualitas, dan ketersediaan produk serta hasil bumi segar Australia. Festival ini sekaligus menjadi perayaan hubungan kuliner yang kaya antara Australia dan Indonesia.

“Australia dan Indonesia memiliki kecintaan mendalam terhadap makanan, dan tradisi kuliner yang saling menginspirasi. Taste of Australia menunjukkan bahwa ketika produk Australia bertemu dengan cita rasa Indonesia, kita menciptakan sesuatu yang mencerminkan yang terbaik dari kedua budaya,” ujar Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Gita Kamath.


Cooking Demo Bersama Callum Hann

Salah satu highlight utama dalam Taste of Australia 2026 adalah sesi cooking demo bersama Callum Hann, Australian MasterChef personality

Gaya memasaknya komunikatif, santai, dan penuh cerita, membuat sesi demo terasa hidup dan mudah diikuti.



Dalam kesempatan ini, Callum memasak hidangan khas Australia berupa Australian Rib Eye

Daging sapi Australia memang dikenal dengan kualitasnya yang premium. Marbling yang baik, tekstur lembut, serta rasa juicy dan gurih benar-benar terasa. 

Disajikan dengan bumbu yang sederhana, cita rasa alami daging justru semakin menonjol. Bahkan olahan sate dagingnya pun terasa lezat meski tanpa bumbu yang kompleks.

Australian Rib Eye

Mencicipi Hidangan Khas Australia

Setelah sesi cooking demo, para tamu menikmati berbagai jamuan yang telah disiapkan. Mulai dari dessert, salad segar, aneka minuman dingin dan hangat seperti kopi dan teh, hingga pilihan hidangan khas Australia yang menggugah selera.

Mini meat pie menjadi salah satu hidangan yang banyak dicicipi. 

Dari segi rasa, isiannya terasa enak dan padat. Sekilas memang mengingatkan pada saus bolognese, namun dengan porsi daging yang lebih dominan dibandingkan sausnya. Tekstur pastry-nya sudah agak kurang renyah, kemungkinan karena tidak lagi dalam kondisi hangat. Namun, dapat dibayangkan bahwa ketika disajikan hangat, lapisan pastry-nya akan terasa lebih garing.

Mini meat pie
 
Dessert lain yang menarik perhatian adalah pavlova. 

Dari tampilannya saja sudah terlihat cantik dan menggoda, meski perlu kehati-hatian saat mengambilnya karena mudah hancur. Bagian krimnya terbuat dari putih telur yang diolah menjadi meringue dengan rasa manis yang lembut. Di bagian bawah terdapat tekstur yang sedikit menyerupai biskuit, memberikan sensasi kress yang menyenangkan. 

Tambahan potongan stroberi dan berries membuat rasanya tidak berlebihan dan terasa lebih segar.

Pavlova

Selain itu, terdapat pula lamington cake yang mengingatkan pada ongol-ongol khas Indonesia. Kesamaannya terletak pada lapisan parutan kelapa kering di bagian luar, yang memberikan rasa gurih sekaligus tekstur unik. 

Menarik melihat bagaimana dua budaya kuliner yang berbeda bisa memiliki kemiripan dari segi tekstur dan sensasi rasa.


Secara keseluruhan, hidangan yang disajikan terasa terkurasi dengan baik dan mencerminkan kualitas bahan yang digunakan. Tidak ada menu yang terasa mengecewakan.


Bukan Sekadar Makan, Tapi Pengalaman

Taste of Australia 2026 tidak hanya berfokus pada sajian kuliner. Acara ini juga diisi dengan berbagai game-game ringan yang membuat suasana semakin cair dan akrab. Menjelang akhir acara, para tamu menikmati penampilan musik dari Fabiolous. Meski hanya di sesi penutup, suasana tetap terasa menyenangkan, dengan banyak tamu yang ikut bernyanyi dan bergoyang kecil. 


Penutup

Menghadiri Taste of Australia 2026 menjadi pengalaman yang terasa lengkap bagi Komunitas Food Blogger Indonesia. 

Mulai dari sambutan yang hangat, sesi cooking demo bersama chef ternama, mencicipi kuliner khas Australia dengan kualitas premium, hingga menikmati hiburan musik di sore hari. 


Festival ini tidak hanya menyajikan makanan, tetapi juga menghadirkan pengalaman, cerita, dan pertemuan lintas budaya yang dirangkai dengan apik. 

Taste of Australia berhasil menampilkan wajah kuliner Australia yang ramah, berkelas, dan mudah dinikmati, meninggalkan kesan yang bertahan bahkan setelah acara berakhir.

Teman-teman Food Blogger yang hadir di acara ini antara lain:
Katerina, Myra, Rahma Ahmad, Utie, Ria Andika, Lala, Fenni, Mei, Mbak Nik, dan Dita.





Kampoeng Ramadan Swiss-Belresidences Kalibata, Tempat Berbuka Puasa dengan Rasa dan Cerita

Bulan Ramadan selalu punya cara sendiri untuk menghadirkan rasa hangat di hati. Bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang momen berkumpul, berbagi cerita, serta menikmati hidangan sederhana yang penuh makna bersama orang-orang terdekat. Nuansa inilah yang coba dihadirkan oleh Swiss-Belresidences Kalibata Jakarta melalui program berbuka puasa bertajuk Kampoeng Ramadan.

Pada hari Rabu, 28 Januari 2026, Komunitas Food Blogger Indonesia mendapatkan kesempatan untuk menghadiri undangan preview Kampoeng Ramadan di Swiss-Belresidences Kalibata Jakarta. 

Acara ini berlangsung di Swiss-Cafe lantai 1 dan dimulai sejak pukul 11.30 WIB. Selain dihadiri oleh anggota komunitas, acara juga dihadiri oleh rekan-rekan media serta para KOL dari berbagai latar belakang.


Suasana acara terasa hangat sejak awal. Diawali dengan kata sambutan dari General Manager Swiss-Belresidences Kalibata, Nungrudin Sukmawati, yang menjelaskan konsep serta filosofi di balik Kampoeng Ramadan.

“Ramadan adalah momen untuk kembali pada nilai-nilai kebersamaan dan berbagi. Melalui Kampoeng Ramadan, kami ingin menghadirkan pengalaman berbuka yang tidak hanya memanjakan selera, tetapi juga menghadirkan suasana hangat yang mempererat hubungan antar keluarga dan sesama sambil menikmati berbagai pilihan menu favorit dan kesempatan berbagi dengan sesama selama bulan suci Ramadhan ini,” ujar Nungrudin Sukmawati.

Tidak hanya sekadar presentasi, acara preview ini juga dibuat interaktif melalui sesi kuis dengan hadiah menarik berupa voucher buka puasa hingga voucher kamar. 

Keseruan semakin lengkap ketika para tamu diajak menikmati makan siang bersama sambil mencicipi ragam menu yang nantinya akan dihadirkan selama bulan Ramadan.

 
Mengusung konsep Kampoeng Ramadan, Swiss-Belresidences Kalibata ingin membawa kembali memori berbuka puasa di rumah bersama keluarga, dengan sajian-sajian khas Nusantara yang akrab di lidah. 

Berbagai menu tradisional Indonesia disajikan secara prasmanan, dilengkapi dengan pilihan takjil dan minuman segar yang selalu menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi berbuka puasa.

Menariknya, Kampoeng Ramadan tidak hanya menawarkan pengalaman kuliner, tetapi juga mengusung semangat berbagi. 

Dari setiap pembelian paket berbuka puasa, sebesar IDR 10.000 akan didonasikan sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan penuh berkah.



 
Program Kampoeng Ramadan ini ditawarkan dengan harga IDR 259.000 net per orang, dengan diskon 10 persen khusus pada minggu pertama Ramadan. Harga yang cukup sepadan dengan ragam menu yang ditawarkan, suasana yang nyaman, serta pengalaman berbuka yang berkesan.

Sebagai hotel bintang empat di bawah manajemen Swiss-Belhotel International, Swiss-Belresidences Kalibata Jakarta juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung seperti ballroom, ruang pertemuan, restoran, kolam renang, serta area rekreasi. Hotel ini juga mengusung konsep green living hotel dengan ruang terbuka hijau yang menjadi bagian dari upaya konservasi alam, sehingga memberikan suasana yang lebih segar dan nyaman bagi para tamu.

 
Bagi masyarakat Jakarta yang ingin menikmati momen berbuka puasa dalam suasana hangat, nyaman, dan penuh kebersamaan, Kampoeng Ramadan di Swiss-Belresidences Kalibata bisa menjadi pilihan menarik untuk dikunjungi bersama keluarga, sahabat, maupun rekan kerja.

Untuk informasi dan reservasi Kampoeng Ramadan, dapat menghubungi 0821 8000 7628.

Informasi terbaru mengenai Swiss-Belresidences Kalibata juga dapat diikuti melalui Instagram resmi @swissbelresidenceskalibata atau mengunjungi situs web www.swiss-belhotel.com

Semoga Ramadan tahun ini menjadi momen yang lebih bermakna, penuh kebersamaan, dan tentu saja dipenuhi dengan sajian lezat yang menghangatkan hati. 🌙✨


Anggota dan pengurus komunitas FBI yang hadir di acara ini: 
Katerina, Yesi, Bayu Fitri, Ria Andika, Hani, Novita, Istiana, Rahma Ahmad, Amanda, dan Bowo Susilo.