Acara ini menghadirkan pengalaman kuliner yang lengkap, dikemas dalam suasana yang hangat, santai, namun tetap terasa eksklusif.
Sejak awal kedatangan, acara ini sudah terasa berbeda. Bukan hanya karena pilihan venue yang nyaman, tetapi juga karena sambutan yang begitu personal.
Para tamu disambut langsung oleh Ibu Gita Kamath, Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia.
Dalam sambutannya, beliau sempat berbagi cerita mengenai pengalamannya belajar bahasa Indonesia di Yogyakarta serta kecintaannya pada kuliner lokal seperti gudeg. Percakapan singkat tersebut berhasil mencairkan suasana dan membuat acara terasa lebih dekat.
Cooking Demo Bersama Callum Hann
Salah satu highlight utama dalam Taste of Australia 2026 adalah sesi cooking demo bersama Callum Hann, Australian MasterChef personality.
Gaya memasaknya komunikatif, santai, dan penuh cerita, membuat sesi demo terasa hidup dan mudah diikuti.
Dalam kesempatan ini, Callum memasak hidangan khas Australia berupa Australian Rib Eye.
Daging sapi Australia memang dikenal dengan kualitasnya yang premium. Marbling yang baik, tekstur lembut, serta rasa juicy dan gurih benar-benar terasa.
Disajikan dengan bumbu yang sederhana, cita rasa alami daging justru semakin menonjol. Bahkan olahan sate dagingnya pun terasa lezat meski tanpa bumbu yang kompleks.
![]() |
| Australian Rib Eye |
Mencicipi Hidangan Khas Australia
Setelah sesi cooking demo, para tamu menikmati berbagai jamuan yang telah disiapkan. Mulai dari dessert, salad segar, aneka minuman dingin dan hangat seperti kopi dan teh, hingga pilihan hidangan khas Australia yang menggugah selera.
Mini meat pie menjadi salah satu hidangan yang banyak dicicipi.
Dari segi rasa, isiannya terasa enak dan padat. Sekilas memang mengingatkan pada saus bolognese, namun dengan porsi daging yang lebih dominan dibandingkan sausnya. Tekstur pastry-nya sudah agak kurang renyah, kemungkinan karena tidak lagi dalam kondisi hangat. Namun, dapat dibayangkan bahwa ketika disajikan hangat, lapisan pastry-nya akan terasa lebih garing.
![]() |
| Mini meat pie |
Dari tampilannya saja sudah terlihat cantik dan menggoda, meski perlu kehati-hatian saat mengambilnya karena mudah hancur. Bagian krimnya terbuat dari putih telur yang diolah menjadi meringue dengan rasa manis yang lembut. Di bagian bawah terdapat tekstur yang sedikit menyerupai biskuit, memberikan sensasi kress yang menyenangkan.
Tambahan potongan stroberi dan berries membuat rasanya tidak berlebihan dan terasa lebih segar.
![]() |
| Pavlova |
Selain itu, terdapat pula lamington cake yang mengingatkan pada ongol-ongol khas Indonesia. Kesamaannya terletak pada lapisan parutan kelapa kering di bagian luar, yang memberikan rasa gurih sekaligus tekstur unik.
Menarik melihat bagaimana dua budaya kuliner yang berbeda bisa memiliki kemiripan dari segi tekstur dan sensasi rasa.
Secara keseluruhan, hidangan yang disajikan terasa terkurasi dengan baik dan mencerminkan kualitas bahan yang digunakan. Tidak ada menu yang terasa mengecewakan.
Bukan Sekadar Makan, Tapi Pengalaman
Taste of Australia 2026 tidak hanya berfokus pada sajian kuliner. Acara ini juga diisi dengan berbagai game-game ringan yang membuat suasana semakin cair dan akrab. Menjelang akhir acara, para tamu menikmati penampilan musik dari Fabiolous. Meski hanya di sesi penutup, suasana tetap terasa menyenangkan, dengan banyak tamu yang ikut bernyanyi dan bergoyang kecil.
Penutup
Menghadiri Taste of Australia 2026 menjadi pengalaman yang terasa lengkap bagi Komunitas Food Blogger Indonesia.
Mulai dari sambutan yang hangat, sesi cooking demo bersama chef ternama, mencicipi kuliner khas Australia dengan kualitas premium, hingga menikmati hiburan musik di sore hari.
Festival ini tidak hanya menyajikan makanan, tetapi juga menghadirkan pengalaman, cerita, dan pertemuan lintas budaya yang dirangkai dengan apik.
Taste of Australia berhasil menampilkan wajah kuliner Australia yang ramah, berkelas, dan mudah dinikmati, meninggalkan kesan yang bertahan bahkan setelah acara berakhir.
Teman-teman Food Blogger yang hadir di acara ini antara lain:
Katerina, Myra, Rahma Ahmad, Utie, Ria Andika, Lala, Fenni, Mei, Mbak Nik, dan Dita.

.jpg)

.jpg)

.jpg)
.jpg)


.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)